Penjelasan Syaikh Al-Albaniy Tentang Hukum Berjihad Bersama Kaum Syiah Rafidhah

Penanya:
“Kemarin ada pertanyaan mengenai panji-panji hitam dan kewajiban untuk mendatanginya. Penanya bermaksud—sebagaimana banyak ditanyakan kepada kami mengenai masalah ini—bahwa mereka (yang dimaksud) adalah kaum Rafidhah yang ada di Iran saat ini. Katanya, kaum muslimin wajib mendukung dan berjihad bersama mereka untuk menyebarkan panji Islam. Apa arahan Anda mengenai masalah ini?”
Syaikh al-Albaniy rahimahullah menjawab:
“Apa yang dibangun di atas pondasi yang rusak, maka ia akan rusak. Apa yang dibangun di atas pondasi yang lemah, maka ia akan lemah.
Seandainya hadits (tentang panji hitam) itu shahih, niscaya tetap tidak tegak pendalilan dengannya atas apa yang mereka klaim. Mengapa? Karena Syiah adalah kaum yang sesat, maka bagaimana mungkin Al-Mahdi akan bersama mereka? Terlebih lagi, setiap hari mereka keluar menunggu kemunculannya dari sardab (ruang bawah tanah). Khomaini-isme ini… mereka bahkan menjadikan kuburannya sebagai Ka’bah. Apakah dengan yang seperti ini kaum muslimin akan menang?!
Beberapa tokoh sempat tertipu ketika Khomeini muncul dengan seruannya menuju ‘Negara Islam’ (menurut klaimnya). Mereka yang tertipu ini hanyalah karena ketidaktahuan mereka; mereka hidup sekian lama sambil berteriak meneriakkan tegaknya negara Islam, namun mereka tidak mengetahui syarat dan rukun yang menjadi dasar tegaknya sebuah negara Islam.
Ketika mereka mendengar teriakan dari Timur, sementara mereka tidak tahu penyimpangan akidah yang terkandung di dalamnya dari Islam, mereka bersegera membaiatnya. Kemudian hari demi hari mulai menyingkap hakikat sebenarnya dari ‘Negara Islam’ yang diklaim tersebut. Ternyata, itu adalah negara Syiah murni, kalau bukan kita sebut sebagai negara Rafidhah. Setelah itu, barulah orang-orang yang tertipu ini mulai sadar dan menarik diri dari semangat mereka sebelumnya untuk bergabung atau memenangkan dakwah Khomeini.
Telah muncul kitab-kitab karyanya yang menyingkap bahwa ia adalah seorang Syiah tulen yang sangat fanatik terhadap beberapa pemikiran yang—jika penganutnya tidak dihukumi kafir—maka ia berada di tepi jurang kehancuran. Dahulu kami membaca dalam kitab-kitab lama mereka seperti Al-Kafi karya Al-Kulaini ungkapan-ungkapan yang mengkafirkan, lalu kami berhusnudzon (berprasangka baik) dan berkata: ‘Tidak mungkin ulama Syiah kontemporer mengadopsi pemikiran itu.’ Namun ternyata, Khomeini adalah bagian dari mereka yang mengadopsi akidah kekufuran tersebut. Seperti keyakinannya yang mengunggulkan Ahlul Bait di atas seluruh Malaikat, Rasul, dan Nabi, serta keyakinan bahwa mereka mengetahui hal gaib dan semacamnya, yang mana hal ini bertabrakan secara nyata (bertentangan) dengan Al-Kitab dan As-Sunnah.” (Rihlah an-Nur: 39 a / 00:16:07)
Sumber: Jami’ Turats al-Allaamah al-Albaniy fil Fiqhi 17/339
Naskah dalam Bahasa Arab
حكم الجهاد مع الروافض
مداخلة: كان بالأمس سؤال حول الرايات السود والزحف إليها، وكان السائل يقصد كما سئلنا كثيرًا حول هذه المسألة: أنهم الروافض الآن في إيران، يجب على المسلمين تأييدهم والجهاد معهم في نشر راية الإسلام كما يقولون، فما توجيهكم في ذلك حول هذه المسألة؟
الشيخ: ما بني على فاسد فهو فاسد، ما بني على ضعيف فهو ضعيف، لو كان الحديث صحيحًا لما استقام الاستدلال به على ما زعموا؛ لأن الشيعة هم ضلال فكيف يكون المهدي معهم، وبخاصة أنهم كل يوم يخرجون ينتظرون خروجه من السرداب، وهذه الخمينية هم … وجعلوا قبره كعبة، فهل بمثل هذا ينتصر المسلمون؟ !
لقد اغتر بعض الرؤوس حينما ظهر الخميني بدعوته إلى الدولة الإسلامية زعم، وهؤلاء المغترون إنما اغتروا؛ لأنهم جهال عاشوا ما عاشوا وهم يصيحون لإقامة الدولة المسلمة، لكن لا يعرفون الشروط والأركان التي يمكن أن تقوم الدولة المسلمة على أساسها، حينما سمعوا صيحة صائح من الشرق لا يعرفون ما تتضمنه عقيدته من الانحراف عن الإسلام ركضوا إليه ليبايعوه ثم أخذت الأيام تتكشف عن حقيقة هذه الدولة الإسلامية المزعومة، فإذا هي دولة شيعية محضة إن لم نقل رافضية، فبعد ذلك بدؤوا يفيئون هؤلاء المغرورون لأنفسهم ويتراجعون عما كانوا تحمسوا له من الانضمام أو من الانتصار لدعوة الخميني.
وقد ظهرت كتب له تكشف على أنه شيعي قح متعصب جدًا لبعض الأفكار التي من تبناها إن لم يكن قد كفر وانتهى أمره فهو على شفى جرف هار، كنا نقرأ في بعض كتبهم القديمة كالكافي للكليني عبارات مكفرة، فنحسن الظن ونقول: ليس من المعقول أن يتبناها بعض العلماء الشيعة المعاصرين وإذا الخميني من هذا البعض الذي يتبنى بعض العقائد الكفرية كتفضيله أهل البيت على كل الملائكة والرسل والأنبياء وأنهم يعلمون الغيب ونحو ذلك لما هو مصادم مصادمة صريحة للكتاب والسنة.
(رحلة النور: 39 أ/00: 16: 07)
جامع تراث العلامة الألباني في الفقه 17\339

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.