Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid Dan Bahasa Arab Dari Ahlul Bid’ah

Pertanyaan:
Jazakumullah khairan (Semoga Allah membalas anda dengan kebaikan). Pertanyaan ketujuh Syaikh, seorang penanya berkata: Apa pendapat Anda mengenai orang yang mengatakan bahwa boleh menghadiri pelajaran Tajwid dan bahasa Arab dari orang yang bukan Salafi atau yang tidak diketahui kondisinya (majhul hal), dengan tetap berhati-hati dari kesalahan-kesalahannya? Dan ketika ditanya apakah ada perbedaan antara kedua ilmu tersebut (tajwid dan bahasa) dengan ilmu syar’i lainnya? Ia menjawab bahwa semua ilmu itu diambil dari siapapun yang menyampaikannya dengan benar dan jujur, meskipun ia sendiri tidak menganut (paham) tersebut, namun harus tetap berhati-hati dari kesalahannya. Apakah ada perbedaan pendapat di kalangan Ahlus Sunnah mengenai masalah ini?
Jawaban Syaikh Ubaid al-Jabiriy rahimahullah:
Pertama-tama, wahai putriku, perkara ini sangat berbahaya, yaitu belajar dari para pengikut bid’ah. Oleh karena itu, saya nasihatkan beberapa hal berikut:
Pertama, wajib bagi seorang muslim untuk berhati-hati terhadap ahli bid’ah dan pengikut hawa nafsu. Berhati-hatilah agar tidak duduk bersama mereka dan berhati-hatilah mengambil ilmu dari mereka. Sesungguhnya ahli bid’ah itu tidak dapat dipercaya dan mereka tidak memiliki amanah, bahkan mereka adalah musuh bagi Sunnah.
Dari sinilah kita katakan bahwa bagi siapa saja yang masih baru dalam mengenal Sunnah dan masih sedikit ilmunya, maka tidak disarankan baginya untuk belajar kepada orang yang memiliki paham bid’ah. Karena dikhawatirkan mereka akan terpengaruh oleh ahli bid’ah tersebut. Sebab para pengikut bid’ah ini memanfaatkan orang-orang yang sedikit ilmunya dan pemahamannya terhadap Sunnah masih kurang, lalu mereka melontarkan syubhat-syubhat kepadanya.
Kedua, bagi siapa saja yang sudah kokoh pemahamannya terhadap Sunnah dan kuat ilmunya, kemudian ia membutuhkan suatu ilmu yang tidak ditemukan kecuali di sisi seorang ahli bid’ah, maka tidak mengapa baginya untuk mengambil ilmu tersebut. Dengan syarat ia tidak menerima kesalahan-kesalahannya dan harus waspada terhadap kesalahan tersebut.
Kesimpulannya adalah bagi pemula yang baru mengenal Sunnah dan masih sedikit ilmunya, tidak disarankan untuk belajar kepada ahli bid’ah, meskipun itu pelajaran Al-Qur’an, Tajwid, atau yang lainnya. Adapun orang yang sudah kuat dan kokoh ilmunya dalam Sunnah, maka tidak mengapa ia belajar dari mereka sesuai dengan apa yang dibutuhkannya, selama tidak ditemukan orang Salafi yang mengajarkan ilmu tersebut.Namun, jika sudah ditemukan orang Salafi yang mengajarkan ilmu tersebut, maka wajib untuk meninggalkan ahli bid’ah dan berhati-hati terhadap mereka. Na’am.
Transkrip dalam Bahasa Arab
السؤال: جزاكم الله خيراً، السؤال السابع يا شيخ؛ سائلة تقول: ما رأيكم فيمن يقول إنه يجوز حضور دروس التجويد واللغة لمن ليس سلفياً أو مجهول الحال مع الحذر من أخطائه؟ وعندما سئل: هل يُفرَّق بينهما وبين بقية العلوم الشرعية؟ قال: إن كل العلوم تأخذها ممن يقولها بحق وصدق ولو كان هو لا يعتنق ذلك وتحذر من الأخطاء. فتقول: فهل هناك خلاف في ذلك بين أهل السنة؟
أجاب عنه الشيخ عبيد الجابري رحمه الله تعالى: أولاً يا بنتي، هذا الأمر جدُّ خطير، أعني الدراسة على أصحاب البدع، ولهذا فإني أنصح بما يأتي:
أولاً: يجب على المسلم أن يحذر المبتدعة وأصحاب الأهواء، يحذر مجالستهم، ويحذر أخذ العلم عنهم؛ فإن المبتدعة غير مأمونين، ليست عندهم أمانة، وهم أعداء السنة.
ومن هنا نقول: من كان مبتدئاً، حديث عهد بالسنة، وقليل العلم؛ فإنه لا يُنصح بالدراسة على من كانت عنده بدعة؛ لأنه يُخشى عليه وعلى أمثاله منهم؛ فإن أصحاب البدع يغتنمون من قلَّ علمه وقلَّ فقهه بالسنة، فيُلقون عليه الشبه.
ثانياً: من كان متمكناً من السنة، وقوياً في العلم، واحتاج إلى علم لا يوجد إلا عند مبتدع؛ فلا مانع أن يأخذ هذا العلم عن ذلك المبتدع، بشرط أن لا يقبل منه الأخطاء، وأن يحذر أخطاءه.
الخلاصة: أن المبتدئ وحديث العهد بالسنة وقليل العلم؛ لا يُنصح بالدراسة على المبتدعة، وإن كانت دراسة القرآن أو التجويد أو غيره.
ومن كان قوياً في السنة ومتمكناً في العلم؛ فلا مانع أن يدرس عندهم ما يحتاجه، إذا لم يوجد سلفي يقوم بذلك العلم؛ فإن وُجد سلفي يقوم بذلك العلم، فالواجب هجر المبتدعة والحذر منهم.
قناة المحجة البيضاء الجزائرية باسم الفيديو
هل يجوز أخذ علم التجويد واللغة عن المبتدعة؟ للشيخ عبيد الجابري حفظه الله Feb 5, 2022

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.