Beranda » Latest » Artikel » Manhaj » Tanzhim (Koordinasi dan Pengaturan) dalam Dakwah: Antara Tuntunan Syariat dan Penyimpangan Hizbi

Tanzhim (Koordinasi dan Pengaturan) dalam Dakwah: Antara Tuntunan Syariat dan Penyimpangan Hizbi

0
audio-1844798_1280

Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’iy —semoga Allah merahmatinya— menyatakan:

“Mayoritas pergerakan Nabi —shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam— dalam hal yang berkaitan dengan jihad dan urusan dakwah bersumber dari sebuah pengaturan (tanzhim). Adapun yang kami ingkari adalah tanzhim yang menyelisihi Al-Kitab dan As-Sunnah. Kami katakan: Seseorang hidup sendirian itu lebih baik daripada masuk ke dalam tanzhim thaghuti yang menyelisihi Kitabullah dan Sunnah Rasulullah —shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam.

Perkara ini telah disebarluaskan (sebagai tuduhan) terhadap Ahlus Sunnah; bahwa mereka mengingkari tanzhim (pengaturan/organisasi) dan mereka mengingkari amal jama’i (kerja kolektif/berjamaah/koordinasi).
Maka aku katakan: Sesungguhnya orang yang mengingkari tanzhim atau mengingkari amal jama’i bukanlah seorang Sunni. Karena Allah ‘Azza wa Jalla berfirman dalam Kitab-Nya yang mulia:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

“Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.”(Q.S al-Maidah ayat 2)

Dan Nabi —shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam— bersabda:

المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan satu sama lain.”(H.R al-Bukhari dan Muslim)

Beliau juga bersabda (yang artinya):

“Perumpamaan kaum mukminin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan merasa demam.” (H.R Muslim)

Adapun amal jama’i yang menyelisihi Al-Kitab dan As-Sunnah adalah seperti apa yang dilakukan oleh al-Ikhwanul Muflisun (Ikhwanul Muslimin) atau apa yang dilakukan oleh pengikut Salafiyyah-nya Abdurrahman Abdul Khaliq.”

Sumber: Ghaaratul Asyrithah 2/6-7

Naskah dalam Bahasa Arab

قال الشيخ مقبل بن هادي الوادعي – رحمه الله

فغالب حركات النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم فيما يتعلق بالجهاد وأمور الدعوة صادر عن تنظيم ، والذي ننكره التنظيم المخالف للكتاب والسنة ، ونقول : لأن يعيش الشخص وحده خير من أن يدخل في تنظيم طاغوتي يخالف كتاب الله وسنة رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم . وهذا أمر أشيع عن أهل السنة أنهم ينكرون التنظيم ، وأنهم ينكرون العمل الجماعي . فأقول : إن الذي ينكر التنظيم أو ينكر العمل الجماعي ليس بسني ، لأن الله عز وجل يقول في كتابه الكريم : وَتَعَاوَنُوا عَلَى البِرَّ وَ التَّقوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثمِ وَ العُدوَانِ والنبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم يقول: المؤمن للمؤمن كالبنيان يشد بعضه بعضاً ويقول : مثل المؤمنين في توادهم وتراحمهم وتعاطفهم كمثل الجسد إذا اشتكى منه عضو تداعى له سائر الجسد بالحمى والسهر والعمل الجماعي الذي يخالف الكتاب والسنة مثل ما عليه الإخوان المفلسون أو ما عليه أصحاب سلفية عبد الرحمن عبد الخالق

غارة الأشرطة 2\6-7