11 Jumadil awal 1444
Beranda » Latest » Artikel » Adab » Larangan Menyingkat Bacaan Sholawat

Termasuk bagian adab dalam penulisan sholawat terhadap Nabi shollallahu alaihi wasallam adalah tidak menyingkat huruf, seperti menuliskan SAW. Tuliskanlah secara lengkap, shollallahu alaihi wasallam. Artinya adalah semoga sholawat dan salam dari Allah tercurah kepada beliau.

Dalam penulisan lafadz Arab, jangan disingkat menjadi صلعم. Mestinya ditulis lengkap menjadi:

صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

As-Suyuthiy rahimahullah menyatakan:

وَ يُكْرَهُ الرَّمْزُ إِلَيْهِمَا فِي الْكِتَابَةِ بِحَرْفٍ أَوْ حَرْفَيْنِ كَمَنْ يَكْتُبَ صلعم بَلْ يَكْتُبُهُمَا بِكَمَالِهِمَا

Dan tidak disukai menyingkat keduanya (sholawat dan salam) dalam penulisan, dengan 1 atau 2 huruf. Seperti yang menuliskan:
صلعم
Mestinya dituliskan dengan lengkap (Tadribur Rowiy (2/77)).

 

Dikutip dari:
Buku “Mari Bersholawat Sesuai Tuntunan Nabi”, Abu Utsman Kharisman