Tafsir Surah Asy-syarh Ayat 5 Dan 6: Bersama Kesulitan Pasti Terdapat Kemudahan

Ayat 5-6 Surah asy-Syarh
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6)
Maka, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan. (Q.S asy-Syarh ayat 5-6)
Ayat dalam Surah Lain yang Berkaitan
سَيَجْعَلُ اللهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْراً
Allah akan menjadikan setelah kesulitan ada kemudahan (Q.S atTholaq ayat 7)
Hadits Nabi yang Berkaitan dengan Ayat
Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda:
وَأَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ وَأَنَّ الْفَرَجَ مَعَ الْكَرْبِ وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Sesungguhnya pertolongan (datang) bersama kesabaran, jalan keluar bersama kesempitan, dan sesungguhnya bersama kesulitan terdapat kemudahan (H.R Ahmad, adh-Dhiya’ al-Maqdisiy, al-Baihaqiy, atThobaroniy, dan lainnya, dishahihkan Syaikh al-Albaniy dalam Silsilah as-Shahihah dan Shahih atTarghib)
Atsar Sahabat Nabi yang Berkaitan dengan Ayat
Umar bin al-Khoththob radhiyallahu anhu menyatakan dalam surat yang dikirim kepada Abu Ubaidah:
أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّهُ مَا يَنْزِلُ بِعَبْدٍ مُؤْمِنٍ مِنْ مَنْزِلَةِ شِدَّةٍ إِلَّا يَجْعَلُ اللَّهُ لَهُ بَعْدَهَا فَرَجًا وَلَنْ يَغْلِبَ عُسْرٌ يُسْرَيْن
Amma Ba’du. Sesungguhnya tidaklah turun suatu kesulitan kecuali Allah akan menjadikan setelahnya jalan keluar. Satu kesulitan tidak akan mengalahkan 2 kemudahan (riwayat al-Hakim dalam al-Mustadrak dan dinilai shahih sesuai syarat Muslim oleh adz-Dzahabiy)
Nukilan dan Intisari Penjelasan Ulama
Abu Ja’far ath-Thohawiy rahimahullah (wafat tahun 321 H) menyatakan:
فَقَالَ أَهْلُ الْعِلْمِ فِي ذَلِكَ: لَا يَغْلِبُ عُسْرٌ يُسْرَيْنِ , مُسْتَخْرِجِينَ لِذَلِكَ الْمَعْنَى فِي هَذِهِ الْآيَةِ؛ لِأَنَّ الْعُسْرَ خَرَجَ مَخْرَجَ الْمَعْرِفَةِ فَكَانَ عَلَى وَاحِدٍ , وَخَرَجَ الْيُسْرُ مَخْرَجَ النَّكِرَةِ فَكَانَ فِي كُلِّ وَاحِدٍ مِنْ قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ: {إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا} غَيْرَ الَّذِي فِي الْآخِرِ مِنْهُمَا
Ulama berkata tentang (ayat itu): Tidaklah 1 kesulitan akan mengalahkan 2 kemudahan. Diambil makna tersebut dari ayat. Karena al-Usr (kesulitan) adalah ma’rifat sehingga terhitung satu. Sedangkan kemudahan disebutkan dalam bentuk nakiroh, sehingga dihitung masing-masing setiap kali disebutkan (sehingga total menjadi 2, pen). Sehingga (kemudahan) yang disebutkan di ayat ke-5, bukanlah (kemudahan) yang disebutkan di ayat yang lain (ayat ke-6) (Syarh Musykilil Atsar karya ath-Thohawiy 5/254)
Sebagian Pelajaran yang Bisa Dipetik
1. Jangan putus asa ketika mendapatkan kesulitan, karena bersama kesulitan akan ada kemudahan. Bersama kesabaran akan muncul pertolongan (dari Allah).
2. Satu kesulitan tidak akan mengalahkan 2 kemudahan yang selalu menyertainya.
Penulis: Abu Utsman Kharisman

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.