15 Jumadil awal 1444
Beranda » Latest » Artikel » Do'a » Hadits-Hadits Tentang Bacaan Dzikir Pagi dan Sore (Bag.3)

Hadits-Hadits Tentang Bacaan Dzikir Pagi dan Sore (Bag.3)

Hadits Ketujuh

وَعَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِفَاطِمَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا مَا يَمْنَعُكِ أَنْ تَسْمَعِي مَا أُوْصِيْكَ بِهِ أَنْ تَقُوْلِي إِذَا أَصْبَحْتِ وَإِذَا أَمْسَيْتِ

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda kepada Fathimah radhiyallahu anha: Apa yang mencegahmu untuk mendengar wasiatku kepadamu? Hendaknya engkau membaca saat pagi dan petang:

YAA HAYYU YAA QOYYUUM BI ROHMATIKA ASTAGHIITSU ASHLIH LII SYA’NII KULLAHU WA LAA TAKILNII ILAA NAFSII THORFATA ‘AYN (Wahai Yang Maha Hidup dan Menegakkan (segala sesuatu), dengan rahmatMu aku beristighotsah. Perbaikilah keadaanku seluruhnya dan janganlah Engkau menyerahkan (urusan) kepadaku (sendiri, tanpa pertolonganMu) walaupun sekejap mata)

(H.R anNasaai, dishahihkan al-Hakim dan al-Albany)

Hadits Kedelapan

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مُرْنِي بِكَلِمَاتٍ أَقُولُهُنَّ إِذَا أَصْبَحْتُ وَإِذَا أَمْسَيْتُ قَالَ

قُلْ اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ

قَالَ قُلْهَا إِذَا أَصْبَحْتَ وَإِذَا أَمْسَيْتَ وَإِذَا أَخَذْتَ مَضْجَعَكَ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Abu Bakr ash-Shiddiq radhiyallahu anhu berkata: Wahai Rasulullah, perintahkan aku dengan kalimat-kalimat yang aku baca jika pagi dan sore. Nabi bersabda: Ucapkanlah:

ALLAAHUMMA FAATHIROS SAMAAWAATI WAL ARDHI ‘AALIMAL GHOYBI WASY SYAHAADATI ROBBA KULLI SYAI-IN WA MALIIKAH. ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAA ANTA. A’UDZU BIKA MIN SYARRI NAFSII WA SYARRISY SYAITHOONI WA SYIRKIH (Ya Allah Pencipta langit dan bumi, Yang Maha Mengetahui yang ghaib maupun yang nampak. Tuhan segala sesuatu dan Penguasanya. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau. Aku berlindung kepadamu dari keburukan jiwaku, dan dari keburukan syaithan dan ajakannya kepada kesyirikan).

Nabi bersabda: Ucapkanlah itu ketika pagi, sore, dan ketika engkau naik ke pembaringan (akan tidur).

(H.R Abu Dawud, atTirmidzi, dinyatakan sanadnya shahih oleh al-Munawi dan dishahihkan al-Albany)

Hadits Kesembilan

عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَعُ هَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ حِينَ يُمْسِي وَحِينَ يُصْبِحُ

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي وَاحْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhu beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan doa ini ketika sore maupun pagi:

ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL ‘AFWA WAL ‘AAFIYATA FID DUNYAA WAL AAKHIROTI. ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL ‘AFWA WAL ‘AAFIYATA FII DIINII WA DUNYAAYA WA AHLII WA MAALII. ALLAAHUMMASTUR ‘AWROOTII WA AAMIN ROW’AATII. WAHFADZHNII MIN BAYNI YADAYYAA WA MIN KHOLFII WA ‘AN YAMIINII WA ‘AN SYIMAALII WA MIN FAWQII WA A’UDZU BIKA AN UGHTAALA MIN TAHTII (Ya Allah sesungguhnya aku meminta pemaafan dan afiat di dunia dan akhirat. Ya Allah sesungguhnya aku meminta pemaafan dan afiat pada Dienku, dan kehidupan duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah tutuplah auratku dan berilah perasaan aman dalam hatiku, dan jagalah aku dari arah depan, dari belakang, dari kanan, dari kiri, dari atas, dan aku berlindung kepadaMu dari ditenggelamkan ke dalam bumi dari arah bawah).

(H.R Abu Dawud, Ibnu Majah, lafadz sesuai Ibnu Majah, dishahihkan al-Hakim dan al-Albany)

Insya Allah bersambung…

Penulis: Abu Utsman Kharisman

Sumber Artikel: WhatsApp Al I’tishom