Beranda » Latest » Artikel » Ibadah » Waktu-waktu Akhir yang Lebih Utama Untuk Beramal

Waktu-waktu Akhir yang Lebih Utama Untuk Beramal

0
download (11)

Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:

Sepuluh hari pertengahan (Ramadan) itu lebih utama daripada sepuluh hari pertama, dan sepuluh hari terakhir lebih utama daripada sepuluh hari pertengahan. Anda akan dapati bahwa pola ini umumnya berlaku konsisten; bahwa waktu-waktu yang utama itu bagian akhirnya lebih utama daripada bagian awalnya.

​Hari Jumat, waktu asarnya lebih utama daripada waktu awalnya. Hari Arafah, waktu asarnya juga lebih utama daripada waktu awalnya.

Hikmah dari hal ini—wallahu a’lam—adalah karena jiwa manusia jika telah memulai suatu amal biasanya akan merasa lelah dan bosan. Maka, ia pun dimotivasi dengan keutamaan di akhir waktu dibandingkan di awalnya, agar jiwa tersebut kembali bersemangat untuk melakukan amal saleh.”

Sumber: Al-Liqa’ asy-Syahri (4/71)

Naskah dalam Bahasa Arab

قَالَ الشيخ محمد بن صالح العثيمين عليه رحمه الله تعالـى : العشر الأواسط أفضل من العشر الأول ، والعشر الأواخر أفضل من العشر الأواسط ، وتجدون هذا في الغالب مطرد وأن الأوقات الفاضلة آخرها أفضل من أولها ، ويوم الجمعة عصره أفضل من أوله ، ويوم عرفة عصره أفضل من أوله ، والحكمة من هذا والله أعلم : أن النفوس إذا بدأت بالعمل كَلَّتْ وملتْ فرُغِّبت بفضل آخر الأوقات على أولها حتى تنشط فتعمل العمل الصالح . [ اللقاء الشهري(71/4)].

Penerjemah: Abu Utsman Kharisman