15 Jumadil awal 1444
Beranda » Latest » Artikel » Ibadah » Shalat Umat Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam Adalah yang Terbaik

Shalat Umat Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam Adalah yang Terbaik

Ibadah shalat juga dilakukan oleh para Nabi dan umat sebelum kita. Pada saat menjelaskan waktu-waktu shalat, Malaikat Jibril berkata:

يَا مُحَمَّدُ هَذَا وَقْتُ الْأَنْبِيَاءِ مِنْ قَبْلِكَ

Wahai Muhammad, ini adalah waktu (shalat) para Nabi sebelummu
(H.R Abu Dawud dan atTirmidzi)

Namun, tata cara pelaksanaan shalat kita dengan mereka berbeda.

Syariat shalat pada umat Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam adalah yang paling sempurna.

Beberapa keutamaan umat Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam terkait shalat, di antaranya:

1. Bisa shalat di mana saja di permukaan bumi, selama bukan kuburan, kamar mandi, kandang unta, atau tempat yang najis.

وَجُعِلَتْ لِي الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا وَأَيُّمَا رَجُلٍ مِنْ أُمَّتِي أَدْرَكَتْهُ الصَّلَاةُ فَلْيُصَلِّ

…dan dijadikan untukku bumi sebagai tempat sujud dan alat bersuci. Maka siapapun dari umatku yang mendapati (waktu) shalat, silakan ia shalat (di permukaan bumi mana saja, pent)…
(H.R al-Bukhari dan Muslim)

وَكَانَ مَنْ قَبْلِي يُعَظِّمُونَ ذَلِكَ إِنَّمَا كَانُوا يُصَلُّونَ فِي كَنَائِسِهِمْ وَبِيَعِهِم

…sedangkan umat sebelumku, tidak bisa melakukan hal itu. Mereka hanyalah shalat di gereja atau rumah ibadah mereka…
(H.R Ahmad, dinyatakan sanadnya shahih oleh Syaikh Ahmad Syakir)

الْأَرْضُ كُلُّهَا مَسْجِدٌ إِلَّا الْمَقْبَرَةَ وَالْحَمَّامَ

Bumi seluruhnya adalah masjid (tempat shalat) kecuali kuburan dan kamar mandi
(H.R Ibnu Majah)


Baca Juga: Shalat Adalah Anugerah dari Allah Ta’ala


2. Shalat Jumat sebagai ied tiap pekan.

3. Arah kiblat ke Ka’bah

4. Shalat dengan ruku’ dan sujud.

5. Shalat dengan tenang, tidak berbicara dan tidak berjalan.

Poin ke-2 hingga ke-5 sebagaimana dijelaskan al-Hafidz Ibnu Katsir dalam tafsirnya. Allah Ta’ala berfirman:

فَهَدَى اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ مِنَ الْحَقِّ بِإِذْنِهِ

…maka Allah memberikan petunjuk kebenaran kepada orang-orang beriman dengan izin-Nya dalam hal-hal yang mereka perselisihkan…
(Q.S al-Baqoroh ayat 213)

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah menyatakan:

فَاخْتَلَفُوا فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ، فَاتَّخَذَ الْيَهُودُ يَوْمَ السَّبْتِ، وَالنَّصَارَى يَوْمَ الْأَحَدِ. فَهَدَى اللَّهُ أُمَّةَ مُحَمَّدٍ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ. وَاخْتَلَفُوا فِي الْقِبْلَةِ؛ فَاسْتَقْبَلَتِ النَّصَارَى الْمَشْرِقَ، وَالْيَهُودُ بَيْتَ الْمَقْدِسِ، فَهَدَى اللَّهُ أُمَّةَ مُحَمَّدٍ لِلْقِبْلَةِ. وَاخْتَلَفُوا فِي الصَّلَاةِ؛ فَمِنْهُمْ مَنْ يَرْكَعُ وَلَا يَسْجُدُ، وَمِنْهُمْ مَنْ يَسْجُدُ وَلَا يَرْكَعُ، وَمِنْهُمْ مَنْ يُصَلِّي وَهُوَ يَتَكَلَّمُ، وَمِنْهُمْ مَنْ يُصَلِّي وَهُوَ يَمْشِي، فَهَدَى اللَّهُ أُمَّةَ مُحَمَّدٍ لِلْحَقِّ مِنْ ذَلِكَ

Maka mereka berselisih tentang hari Jumat. Yahudi memuliakan hari Sabtu sedangkan Nashara hari Ahad. Allah memberikan petunjuk umat Muhammad pada hari Jumat. Mereka berselisih tentang kiblat. Nashara menghadap ke timur. Yahudi menghadap ke Baitul Maqdis. Allah berikan petunjuk umat Muhammad ke kiblat (Ka’bah). Di antara mereka ada yang shalatnya ruku’ tapi tidak sujud. Ada yang sujud tapi tidak ruku’. Ada yang shalat dengan berbicara. Ada yang shalat dengan berjalan. Maka Allah memberikan petunjuk umat Muhammad pada kebenaran
(Tafsir Ibn Katsir ketika menafsirkan surah al-Baqoroh ayat 213)


Baca Juga: Pembagian Waktu di Hari Jumat


6. Bacaan amin dalam shalat berjamaah.

مَا حَسَدَتْكُمْ الْيَهُودُ عَلَى شَيْءٍ مَا حَسَدَتْكُمْ عَلَى السَّلَامِ وَالتَّأْمِينِ

Yahudi tidaklah hasad kepada kalian sebagaimana hasadnya mereka terhadap salam dan bacaan amin
(H.R Ibnu Majah dari Aisyah, dishahihkan Syaikh al-Albaniy)

 

Dikutip dari:
Naskah makalah Kajian di Masjid Raya Kisaran Asahan Sumatera Utara Ba’da Isya 11 Jumadats Tsani 1443 H/ 14 Jan 2022 M, Abu Utsman Kharisman