Beranda » Latest » Artikel » Fatwa » Menjaga Hati, Menyebar Hidayah: Cara Aman Berdakwah kepada Wanita Kafir

Menjaga Hati, Menyebar Hidayah: Cara Aman Berdakwah kepada Wanita Kafir

0
park-6549851_1280

Pertanyaan:

Bagaimana cara berdakwah kepada para wanita kafir, sementara kami mengkhawatirkan diri kami terjerumus ke dalam fitnah (godaan/ujian)?

Jawaban Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’iy -semoga Allah merahmatinya-:

Sepatutnya ada seorang wanita yang dipersiapkan dan diberikan perhatian khusus untuk tugas tersebut. Jika ia (wanita juru dakwah tersebut) menguasai bahasa Inggris, maka itu baik. Jika tidak, maka ada wanita lain yang menerjemahkannya.

Sebab, kaum wanita itu—sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam (yang artinya) : ​”Tidaklah aku meninggalkan suatu fitnah (godaan) setelahku yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.”(H.R al-Bukhari dan Muslim, pen).

​Beliau shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam juga bersabda (yang artinya) : ​”Tidaklah aku melihat orang yang kurang akal dan agamanya yang dapat menghilangkan akal seorang laki-laki yang teguh, selain dari salah seorang di antara kalian (kaum wanita).” (H.R al-Bukhari dan Muslim, pen)

​Olah karena itu, hendaknya kalian bersemangat untuk mengajari kaum wanita (agar bisa berdakwah) melalui perantaraan wanita pula, insya Allah. Setelah waktu yang tidak lama, ia (wanita kafir yang didakwahi/masuk Islam) akan membaur dengan saudari-saudari seagamanya.

Benar, hal ini sebagaimana ayat (yang artinya): “Dan kepada kaum ‘Ad (Kami utus) saudara mereka, Hud.” (Q.S al-A’raaf ayat 65 dan Huud ayat 50, pen)

​Demikian pula, berkirim surat, (membagikan) kaset-kaset dengan bahasa mereka, serta buku-buku terjemahan merupakan hal yang baik. Wallahul musta’an (Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan).

Sumber: Kaset “As-ilah min Landan” (Pertanyaan-pertanyaan dari London) Nomor Kaset: 21

Naskah dalam Bahasa Arab

السوال : كيف تكون الدعوة للنساء الكفار مع أننا نخاف على أنفسنا من الفتنة؟

أجاب عنه الشيخ مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله تعالى: ينبغي أن تأهل امرأة لذلك و أن يهتم بها ، وإن كانت تجيد اللغة الإنجليزية و إلا يترجم لها امرآة فنعم النساء كما قال النبي – صلى الله عليه وعلى آله و سلم – : ” ما تركت بعدي فتنة أضر على الرجال من النساء ” ، و يقول الرسول – صلى الله عليه وعلى آله و سلم – : ” ما رأيت من ناقصات عقلٍ ودين أذهب للب الرجل الحازم من إحداكن

فبواسطة النساء تحرصون علي تعليم النساء إن شاء الله و بعد مدة يسيرة تختلط بأخواتها نعم يعتبر ” و إلي عاد أخاهم هود ” ، و كذلك أيضا الرسائل والأشرطة باللغة بلغتها فهذا أمر طيب والكتب المترجمة و الله المستعان

المصدر : من شريط : ( أسئلة من لندن )
رقم الشريط : 21

Penerjemah: Abu Utsman Kharisman