Kejujuran Adalah Kenikmatan yang Agung Dalam Islam

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
والله سبحانه نجَّى الثلاثة بصدقهم وأهلك غيرهم من المتخلِّفين بكذبهم. ما أنعمَ الله على عبدٍ من نعمةٍ بعد الإسلام أعظم من الصدق؛ الذي هو غذاء الإسلام وحياته، ولا ابتلاهُ ببليةٍ أعظم من الكذب الذي هو مرض الإسلام، وفساده، والله المستعان
“Allah Yang Maha Suci menyelamatkan 3 orang (Sahabat Nabi yang tidak ikut perang Tabuk tanpa udzur) karena kejujuran mereka dan membinasakan orang-orang lain yang tidak ikut perang Tabuk karena kedustaan mereka. Tidaklah Allah memberikan nikmat kepada seorang hamba setelah Islam yang lebih agung daripada kejujuran karena kejujuran adalah makanan dan kehidupan Islam. Dan tidaklah Allah memberi cobaan yang lebih berat daripada kedustaan, karena kedustaan adalah penyakit dan kerusakan (bagi pemeluk) Islam. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.”
Sumber: Zadul Ma’ad (24/3)

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.