Beranda » Latest » Artikel » Ahkam » Berjanji Hendak Memberi Kepada Seseorang Tapi Sang Calon Penerima Sudah Meninggal

Berjanji Hendak Memberi Kepada Seseorang Tapi Sang Calon Penerima Sudah Meninggal

0
register-810546_1280

Pertanyaan:

Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda. Pertanyaan keenam: Seseorang berjanji kepada temannya untuk memberinya uang sebesar seratus ribu. Namun, sebelum uang tersebut diberikan, orang yang seharusnya menerima uang itu meninggal dunia.

Pertanyaannya—semoga Allah memberkahi Anda—apa yang harus dilakukan oleh pemberi tersebut dengan uang tersebut? Perlu diketahui bahwa orang yang meninggal tersebut meninggalkan istri dan anak-anak. Apakah uangnya disedekahkan kepada fakir miskin dan orang yang membutuhkan, atau diberikan kepada istri dan anak-anak almarhum, atau bagaimana? Mohon penjelasannya, semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan

Jawaban Syaikh Ubaid al-Jabiriy rahimahullah :

Saya sampaikan bahwa orang yang dijanjikan pemberian tersebut adalah individu tertentu dan ia telah meninggal dunia. Apakah diberikan kepada anak-anaknya, atau kepada fakir miskin? Apakah diberikan kepada ahli warisnya, atau kepada fakir miskin?

Hingga saat ini, saya katakan kepada Anda: Hendaknya ia (si pemberi) berijtihad (mempertimbangkan mana yang terbaik). Hal ini dikarenakan orang yang akan diberi tersebut belum menerima uangnya, ini hanyalah sebatas janji, sedangkan orang yang dijanjikan tersebut telah mendahului kita ke akhirat.

Wallahu a’lam.


Naskah dalam Bahasa Arab:

السؤال: أحسن الله إليكم، السؤال السادس: رجل وعد صديقه أن يُعطيهُ مئة ألف وقبل أن يُعطيه المبلغ توفي الرجل الذي كان ينبغي أن يأخذ المبلغ، والسؤال بارك الله فيكم ماذا يفعل الرجل بهذا المبلغ؟ مع العلم أن الرجل المتوفى له زوجة وأولاد، هل ينفقها على الفقراءِ والمحتاجين أم يعطيها زوجة المتوفى وأولاده أم ماذا؟ أفيدونا جزاكم الله خيرًا؟

الجواب: أقول الموعود بالعطية شخصٌ معين وقد توفي هل يعطى أولاده أو الفقراء والمساكين، هل يعطى ورثته، أو الفقراء والمساكين حتى هذه الساعة أقول لكم يجتهد، لأن المُعْطَى لم يَتَسلَّمها وإنما هذا وعد والموعود قد سبق إلى الآخرة، والله أعلم

الرابط مع الملف الصوتي :http://ar.miraath.net/fatwah/12673