Beranda » Latest » Artikel » Aqidah » Jangan Ukur Islam dari Perilaku Sebagian Umatnya

Jangan Ukur Islam dari Perilaku Sebagian Umatnya

0
bulb-5258341_1280

Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan:

Islam adalah agama yang Allah (syariatkan) untuk diamalkan, dengan segala hikmah, rahmat, kemaslahatan makhluk, serta penghilangan/pencegahan kemudaratan yang dikandungnya.

Agama Islam, barang siapa yang mencermatinya dengan seksama—pencermatan yang dibangun di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah—ia pasti mengetahui bahwa Islam adalah agama yang hak (benar), dan bahwasanya Islam adalah agama yang kemaslahatan makhluk tidak akan bisa tegak melainkan dengannya.

Dan tidak sepatutnya kita mengukur (menilai) Islam dari keadaan kaum muslimin hari ini. Karena sesungguhnya kaum muslimin telah meremehkan/melalaikan banyak hal dan menerjang larangan-larangan yang besar, hingga seolah-olah orang yang tinggal di tengah-tengah mereka di negeri-negeri Islam, hidup di sebagian negeri Islam dalam suasana yang tidak islami.

Agama Islam— (kita bersyukur) dengan memuji Allah Ta’ala—mencakup seluruh kemaslahatan yang dikandung oleh agama-agama terdahulu, serta memiliki keistimewaan atasnya karena Islam relevan/sesuai untuk setiap zaman, tempat, dan umat.

Makna keberadaannya sesuai untuk setiap zaman, tempat, dan umat adalah: bahwasanya berpegang teguh kepadanya tidaklah bertentangan dengan kemaslahatan umat di zaman, tempat, dan umat mana pun. Agama Islam memerintahkan setiap amalan yang sholih (baik) dan melarang dari setiap amalan yang buruk, serta memerintahkan setiap akhlak yang mulia dan melarang dari setiap akhlak yang hina.”

Sumber: Syarh Tsalatsatil Ushul Libni Utsaimin halaman 44-45

Naskah dalam Bahasa Arab

قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله تعالى في شرح ثلاثة الأصول

وَهُوَ دِينُهُ الَّذِي كَلَّفَ العَمَلَ بِهِ مَا تَضَمَّنَهُ مِنَ الحِكْمَةِ وَالرَّحْمَةِ وَمَصَالِحِ الخَلْقِ، وَدَرْءِ المَفَاسِدِ عَنْهَا. وَدِينُ الإِسْلَامِ مَنْ تَأَمَّلَهُ حَقَّ التَّأَمُّلِ تَأَمُّلاً مَبْنِيّاً عَلَى الكِتَابِ وَالسُّنَّةِ عَرَفَ أَنَّهُ دِينُ الحَقِّ، وَأَنَّهُ الدِّينُ الَّذِي لَا تَقُومُ مَصَالِحُ الخَلْقِ إِلَّا بِهِ

وَلَا يَنْبَغِي أَنْ نَقِيسَ الإِسْلَامَ بِمَا عَلَيْهِ المُسْلِمُونَ اليَوْمَ؛ فَإِنَّ المُسْلِمِينَ قَدْ فَرَّطُوا فِي أَشْيَاءَ كَثِيرَةٍ وَارْتَكَبُوا مَحَاذِيرَ عَظِيمَةً حَتَّى كَأَنَّ العَائِشَ بَيْنَهُمْ فِي البِلَادِ الإِسْلَامِيَّةِ يَعِيشُ فِي بَعْضِ البِلَادِ الإِسْلَامِيَّةِ يَعِيشُ فِي جَوٍّ غَيْرِ إِسْلَامِيٍّ

وَالدِّينُ الإِسْلَامِيُّ -بِحَمْدِ اللَّهِ تَعَالَى- مُتَضَمِّنٌ لِجَمِيعِ المَصَالِحِ الَّتِي تَضَمَّنَتْهَا الأَدْيَانُ السَّابِقَةُ، مُتَمَيِّزٌ عَلَيْهَا بِكَوْنِهِ صَالِحاً لِكُلِّ زَمَانٍ وَمَكَانٍ وَأُمَّةٍ. وَمَعْنَى كَوْنِهِ صَالِحاً لِكُلِّ زَمَانٍ وَمَكَانٍ وَأُمَّةٍ: أَنَّ التَّمَسُّكَ بِهِ لَا يُنَافِي مَصَالِحَ الأُمَّةِ فِي أَيِّ زَمَانٍ وَمَكَانٍ وَأُمَّةٍ. فَدِينُ الإِسْلَامِ يَأْمُرُ بِكُلِّ عَمَلٍ صَالِحٍ وَيَنْهَى عَنْ كُلِّ عَمَلٍ سَيِّئٍ، فَهُوَ يَأْمُرُ بِكُلِّ خُلُقٍ فَاضِلٍ، وَيَنْهَى عَنْ كُلِّ خُلُقٍ سَافِلٍ

شرح ثلاثة الأصول لابن عثيمين ص 44-45

Penerjemah: Abu Utsman Kharisman