Ming 15 Muharram 1446AH 21-7-2024AD

Pertanyaan:

Dalam nasihat Anda kepada sejumlah penuntut ilmu yang telah mendapatkan ijazah dalam bidang ilmu syar’i seperti ini, dan orang-orang telah selesai, apakah ada penyampaian motivasi bagi mereka untuk pergi ke negara mereka guna mengajarkan agama Allah Ta’ala, terutama ketika orang-orang memiliki waktu luang di tengah liburan semacam ini?

Jawaban Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin :

Adalah baik jika seseorang memiliki kemampuan untuk menjawab syubhat-syubhat yang dia hadapi, dan saya maksud dengan itu adalah negara-negara selain Saudi Arabia, meskipun di Saudi juga kadang ditebarkan syubhat sebagaimana yang terjadi di luar negeri. Jika dia memiliki kemampuan tersebut, maka silakan dia pergi (untuk berdakwah, pen), semoga Allah memberi manfaat dengan sebab dia.

Dalam keadaan seperti ini, saya rasa para dai itu tidak harus langsung mengingkari apa yang orang-orang lakukan. Karena jika mereka melakukan itu, mereka akan menjauhinya dan tidak menerimanya. Sebaliknya, mereka harus menunjukkan kebenaran kepada mereka, mendorong mereka, memotivasi mereka, dan masuk pada masalah-masalah yang mereka sepakati pentingnya, seperti shalat, misalnya, dan keikhlasan kepada Allah.

Bahkan meskipun mereka misalnya menyembah kuburan (karena belum sampainya ilmu, pen). Jangan masuk dengan langsung mengutuk atau mencela mereka dan mencela perbuatan mereka, karena itu pasti akan membuat mereka menjauh. Sebaliknya, masuklah kepada mereka dengan penjelasan tentang tauhid, keutamaan-keutamaannya, dan tentang shalat. Manusia yang berakal tahu cara bertindak, dan pada saat itu ia akan memiliki hati mereka dan mereka akan menerima kata-katanya. Demikian.


Sumber: Silsilah al-Liqo’ asy-Syahriy kaset nomor 19

Transkrip dalam Bahasa Arab

السؤال

المقدم: في حثك في الحث لعدد من طلبة العلم الذين حصلوا ما حصلوه من العلم الشرعي في مثل هذه الإجازات والناس قد فرغوا هل من حث لهم على الذهاب إلى بلادهم لتفقيه الناس في دين الله تعالى خصوصا والناس في فراغ في مثل هذه الإجازة.

الجواب

الشيخ: هذا جيد إذا كان الإنسان عنده قدرة على دفع ما يلقى عليه من شبهات، وأعني بذلك البلاد غير السعودية السعودية قد ترد عليها شبهات كالشبهات التي تورد في الخارج فإذا كان عنده قدرة فليذهب لعل الله أن ينفع به، وفي هذه الحال أرى أن لا يباشر الناس بإنكار ما هم عليه لأنه إذا فعل ذلك نفروا منه ولم يقبلوا منه بل يبين لهم الحق ويحثهم عليه ويرغبهم فيه ويدخل في أمور يتفقون معه على أهميتها كالصلاة مثلا وإخلاصها لله حتى لو كانوا يعبدون مثلا ما يعبدون من القبور لا يدخل عليهم مباشرة يند بهم ويسبهم ويسب عملهم؛ لأن هذا لا شك أنه سوف ينفرهم لكن ادخلوا عليهم ببيان التوحيد وفضله والصلاة يعني الإنسان العاقل يعرف كيف يتصرف وحينئذ يملك قلوبهم ويقبلون قوله. نعم

المصدر: سلسلة اللقاء الشهري > اللقاء الشهري [19]

Penerjemah: Abu Utsman Kharisman

Tinggalkan Balasan