Beranda » Latest » Artikel » Ahkam » Satu Rumah Satu Kurban: Hukum Kurban Gabungan Anak dan Orangtua

Satu Rumah Satu Kurban: Hukum Kurban Gabungan Anak dan Orangtua

0
goat-hair-612872_640

Pertanyaan:

Sebuah surat dari Mahd adz-Dzahab (area rumah sakit) yang dikirim oleh salah seorang saudara pendengar, berinisial (Alif. Ghain. ‘Ain. Alif.). Beliau bertanya tentang ibadah kurban: Apakah satu hewan kurban itu cukup atau sah untuk pahala saya dan ayah saya? Perlu diketahui bahwa saya sudah menikah dan memiliki keluarga (anak-istri), dan tentu saja ayah saya juga memiliki keluarga sendiri.

Jawaban Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah:

Jika Anda berdua tinggal dalam satu rumah, maka satu hewan kurban sudah cukup bagi Anda berdua. Sesuai sunah, itu sudah mencakup Anda, ayah Anda, istri-istri Anda sekalian, dan anak-anak Anda sekalian.

Namun, jika Anda tinggal di rumah yang terpisah (mandiri) dan ayah Anda juga di rumah yang terpisah, maka sunahnya adalah masing-masing dari Anda berkurban untuk dirinya sendiri dan anggota keluarganya. Hal ini berdasarkan sabda Nabi ﷺ dalam hadis… Karena beliau ﷺ dahulu berkurban dengan dua ekor domba jantan.

Beliau ﷺ dahulu berkurban dengan dua ekor domba jantan yang berwarna putih bercampur hitam (bermata hitam), yang satu untuk dirinya dan keluarganya, dan yang kedua untuk umat Muhammad ‘alaihis shalatu was salam.

Kesimpulannya: Jika Anda hidup mandiri (terpisah rumah) dan ayah Anda juga mandiri, maka sunahnya adalah masing-masing berkurban untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Adapun jika kalian berkumpul di dalam satu rumah dan nafkahnya jadi satu, maka satu hewan kurban saja sudah cukup. Namun jika kalian ingin berkurban lebih dari itu, maka tidak mengapa. Urusan dalam hal ini longgar (fleksibel).

Sahabat yang mulia, Abu Ayyub al-Anshari, pernah berkata: “Dahulu pada masa Nabi ﷺ, kami berkurban dengan seekor kambing. Seseorang berkurban dengan seekor kambing tersebut untuk dirinya dan anggota keluarganya.”

Sumber: https://binbaz.org.sa/fatwas/11396/هل-تجزى-الاضحية-عن-الولد-المتزوج-وابيه

Transkrip dalam Bahasa Arab

السؤال: من مهد الذهب المستشفى رسالة وصلت من أحد الإخوة المستمعين يقول: (أ. غ. ع. أ) أيضًا سؤاله عن الأضاحي، يقول عن الأضحية الواحدة: هل تكفي، أو تجزئ عني، وعن والدي، علمًا بأني متزوج، ولي أسرة، وطبعًا الوالد له كذلك؟

أجاب عنه الشيخ عبد العزيز بن عبد الله بن باز رحمه الله تعالى: إذا كنتما في بيت واحد؛ ذبيحة واحدة تكفي عنكما، السنة عنك وعن أبيك وزوجاتكما وأولادكما، أما إذا كنت في بيت مستقل، وأبوك في بيت مستقل؛ فالسنة أن يضحي كل واحد منكما عن نفسه وأهل بيته؛ لقوله ﷺ في الحديث.. لأنه ﷺ كان يضحي بشاتين.. بكبشين -عليه الصلاة والسلام- “كان يضحي بكبشين أملحين أحدهما عنه وعن أهل بيته والثاني عن أمة محمد، عليه الصلاة والسلام

فالحاصل: أنك إذا كنت مستقلًا وهو مستقل؛ السنة أن يضحي كل واحد عن نفسه وأهل بيته، أما إذا كنتم في بيت واحد مجتمعون، حالكم واحدة؛ تكفي واحدة، وإن ضحيتم بأكثر؛ فلا بأس، الأمر في هذا واسع، قال أبو أيوب الأنصاري  -الصحابي الجليل-: كنا في عهد النبي ﷺ نضحي بالشاة الواحدة، يضحي بها الرجل عنه، وأهل بيته نعم

Penerjemah: Abu Utsman Kharisman