15 Jumadil awal 1444
Beranda » Latest » Artikel » Ahkam » Membaca Al Quran Bersama di Masjid

Pertanyaan ke-4 dari Fatwa nomor 3302

Pertanyaan:

Apa hukum membaca Al Quran di Masjid secara bersama?

Jawaban:

Pertanyaan ini mengandung beberapa kemungkinan.

Apabila yang dimaksudkan bahwa mereka membacanya secara bersama-sama dengan satu suara, suaranya seragam dan berhenti bersama secara serempak, maka yang seperti ini tidaklah disyariatkan. Keadaan (hukum) nya minimal tidak disukai.

Karena tidak pernah disebutkan riwayat dari Rasulullah shollallahu alaihi wasallam, tidak pula dari para sahabat radhiyallahu anhum.

Akan tetapi jika hal itu dilakukan dalam rangka pengajaran, kita berharap hal seperti itu tidak mengapa.

Adapun apabila yang dimaksudkan adalah bahwa mereka berkumpul dalam rangka membaca Al Quran untuk menghafalnya atau mempelajarinya. Dimana salah seorang diantara mereka membaca, sementara yang lain mendengarkan. Atau masing-masing dari mereka membaca sendiri-sendiri tanpa dipertemukan suaranya, tidak pula secara serempak bersama yamg lainnya, yang seperti itu disyariatkan. Berdasarkan riwayat yang telah valid dari Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda:

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ ؛ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ، وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah sekelompok orang berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah, mereka membaca kitabullah (Al Quran) dan saling mengajarkan antar sesama mereka, melainkan ketenangan akan turun kepada mereka, kasih sayang akan meliputi mereka, para malaikat akan mengitari mereka, serta Allah akan menyebutkan nama-nama mereka di hadapan malaikat di sisi-Nya.” (HR Muslim)

Hanyalah taufiq diperoleh dari Allah semata. Dan sholawat serta salam semoga dicurahkan bagi Nabi kita Muhammad, keluarga beliau, serta sahabat-sahabat beliau.

Komite Tetap Penelitian Ilmiah dan Fatwa (Kerajaan Saudi Arabia)

Ketua: Abdul Aziz Bin Abdillah Bin Baz

Wakil Ketua: Abdurrozaq Afifi

Anggota: Abdullah bin Qu’ud


Artikel lain yang semoga juga bermanfaat:


Teks Arab

اﻟﺴﺆاﻝ اﻟﺮاﺑﻊ ﻣﻦ اﻟﻔﺘﻮﻯ ﺭﻗﻢ (3302)

ﺳ4: ﻣﺎ ﺣﻜﻢ ﻗﺮاءﺓ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻓﻲ اﻟﻤﺴﺠﺪ ﺟﻤﺎﻋﺔ؟

ﺟ4: اﻟﺴﺆاﻝ ﻓﻲﻫ ﺇﺟﻤﺎﻝ، ﻓﺈﺫا ﻛﺎﻥ اﻟﻤﻘﺼﻮﺩ ﺃﻧﻬﻢ ﻳﻘﺮﺅﻭﻥ ﺟﻤﻴﻌﺎ ﺑﺼﻮﺕ ﻭاﺣﺪ ﻭﻣﻮاﻗﻒ ﻭﻣﻘﺎﻃﻊ ﻭاﺣﺪﺓ ﻓﻬﺬا ﻏﻴﺮ ﻣﺸﺮﻭﻉ، ﻭﺃﻗﻞ ﺃﺣﻮاﻟﻪ اﻟﻜﺮاﻫﺔ؛ ﻷﻧﻪ ﻟﻢ ﻳﺆﺛﺮ ﻋﻦ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻻ ﻋﻦ اﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻢ، ﻟﻜﻦ ﺇﺫا ﻛﺎﻥ ﺫﻟﻚ ﻣﻦ ﺃﺟﻞ اﻟﺘﻌﻠﻴﻢ، ﻓﻨﺮﺟﻮ ﺃﻥ ﻳﻜﻮﻥ ﺫﻟﻚ ﻻ ﺑﺄﺱ ﺑﻪ، ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻥ اﻟﻤﻘﺼﻮﺩ ﺃﻧﻬﻢ ﻳﺠﺘﻤﻌﻮﻥ ﻋﻠﻰ ﻗﺮاءﺓ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻟﺘﺤﻔﻈﻪ ﺃﻭ ﺗﻌﻠﻤﻪ، ﻭﻳﻘﺮﺃ ﺃﺣﺪﻫﻢ ﻭﻫﻢ ﻳﺴﺘﻤﻌﻮﻥ ﺃﻭ ﻳﻘﺮﺃ ﻛﻞ ﻣﻨﻬﻢ ﻟﻨﻔﺴﻪ ﻏﻴﺮ ﻣﻠﺘﻖ ﺑﺼﻮﺗﻪ ﻭﻻ ﺑﻤﻮاﻗﻔﻪ ﻣﻊ اﻵﺧﺮﻳﻦ، ﻓﺬﻟﻚ ﻣﺸﺮﻭﻉ؛ ﻟﻤﺎ ﺛﺒﺖ ﻋﻦ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻗﺎﻝ: «ﻭﻣﺎ اﺟﺘﻤﻊ ﻗﻮﻡ ﻓﻲ ﺑﻴﺖ ﻣﻦ ﺑﻴﻮﺕ اﻟﻠﻪ، ﻳﺘﻠﻮﻥ ﻛﺘﺎﺏ اﻟﻠﻪ، ﻭﻳﺘﺪاﺭﺳﻮﻧﻪ ﺑﻴﻨﻬﻢ، ﺇﻻ ﻧﺰﻟﺖ ﻋﻠﻴﻬﻢ اﻟﺴﻜﻴﻨﺔ ﻭﺣﻔﺘﻬﻢ اﻟﻤﻼﺋﻜﺔ، ﻭﻏﺸﻴﺘﻬﻢ اﻟﺮﺣﻤﺔ، ﻭﺫﻛﺮﻫﻢ اﻟﻠﻪ ﻓﻲﻣﻦ ﻋﻨﺪﻩ» ، ﺭﻭاﻩ ﻣﺴﻠﻢ.

ﻭﺑﺎﻟﻠﻪ اﻟﺘﻮﻓﻲﻗ. ﻭﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ، ﻭﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ.

اﻟﻠﺠﻨﺔ اﻟﺪاﺋﻤﺔ ﻟﻠﺒﺤﻮﺙ اﻟﻌﻠﻤﻴﺔ ﻭاﻹﻓﺘﺎء

ﻋﻀﻮ … ﻧﺎﺋﺐ ﺭﺋﻴﺲ اﻟﻠﺠﻨﺔ … اﻟﺮﺋﻴﺲ

ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻗﻌﻮﺩ … ﻋﺒﺪ اﻟﺮﺯاﻕ ﻋﻓﻲﻓﻲ … ﻋﺒﺪ اﻟﻌﺰﻳﺰ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﺑﺎﺯ


Diterjemahkan oleh: Abu Abdirrohman Sofian