Bantahan Syaikh Robi’ bin Hadi Al-Madkhaliy terhadap Orang yang Beralasan Para Sahabat Melakukan Pemberontakan terhadap Penguasa

Syaikh Robi’ bin Hadi al-Madkhaliy rahimahullah menyatakan:
Adapun dalil sebagian orang dengan pemberontakan yang dilakukan para sahabat, maka ini adalah dalil yang batil. Kami katakan bahwa para sahabat—radhiyallahu ‘anhum—tidak ada seorang pun dari mereka yang keluar (berontak), dan mereka tidak menghendaki peperangan maupun fitnah. Ketika penduduk Madinah membaiat Yazid, Ibnu az-Zubair lari ke Mekkah. Ketika Yazid wafat, orang-orang membaiat Ibnu az-Zubair, kecuali sebagian wilayah Syam.
Marwan bin al-Hakam bergerak dari Syam agar mereka mau membaiat Ibnu az-Zubair radhiyallahu ‘anhuma, namun di tengah jalan mereka menemui Ibnu Ziyad. Ibnu Ziyad berkata kepada mereka, “Ke mana kalian akan pergi?” Mereka menjawab, “Kami hendak pergi membaiat pemimpin ini (Ibnu az-Zubair).” Ibnu Ziyad berkata kepada mereka, “Apakah kalian akan membaiat Ibnu az-Zubair sedangkan pemuka Quraisy berada di antara kalian?” Maka mereka pun membaiat Marwan, lalu mereka pulang dan mengumumkan perlawanan terhadap Abdullah bin az-Zubair. Dengan demikian, Ibnu az-Zubair tidak pernah keluar memberontak kepada siapa pun, bahkan seharusnyalah Marwan yang membaiatnya, namun Marwanlah yang memulai peperangan, yang kemudian disempurnakan oleh Abdul Malik bin Marwan.
Poin Penting (Asy-Syahid): Bahwa tidak ada seorang pun dari para sahabat yang keluar memberontak. Adapun al-Husain bin Ali radhiyallahu ‘anhuma, beliau bukanlah seorang yang keluar memberontak, dan beliau pun menyesal radhiyallahu ‘anhu. Orang-orang dari kalangan Syiah yang membaiat dan menulis surat kepadanya justru menyambutnya dengan pedang-pedang. al-Husain berkata kepada mereka, “Biarkan aku pergi ke wilayah perbatasan (tsughur) untuk berjihad, atau aku kembali ke Mekkah, atau aku pergi kepada Yazid.” Namun mereka tidak rela kecuali membunuhnya. Yazid sendiri tidak rida dengan pembunuhan terhadapnya, dan al-Husain pun tidak berniat membunuh Yazid serta tidak datang untuk memeranginya. Akan tetapi, mereka telah menipunya dan mengeluarkannya dari Mekkah. Maka ketika al-Husain tiba di tempat mereka, mereka justru menyambutnya dengan pedang-pedang dan membunuhnya. Semoga Allah membalas mereka sesuai dengan apa yang layak mereka terima.
Sumber: Aunul Baariy Bi Bayaani Maa Tadhommanahu Syarhus Sunnah lil Imam al-Barbahariy 1/263
Naskah dalam Bahasa Arab
قال الشيخ ربيع بن هادي المدخلي رحمه الله تعالى: الرَّدُّ عَلَى مَنْ اسْتَدَلَّ بِخُرُوجِ بَعْضِ الصَّحَابَةِ
وَأَمَّا اسْتِدْلَالُ بَعْضِ النَّاسِ بِخُرُوجِ الصَّحَابَةِ، فَهَذَا اسْتِدْلَالٌ بَاطِلٌ، وَنَقُولُ: بِأَنَّ الصَّحَابَةَ –رَضِوَانُ اللَّهِ عَلَيْهِمْ– لَمْ يَخْرُجْ مِنْهُمْ أَحَدٌ، وَلَمْ يُرِدْ قِتَالًا وَلَا فِتْنَةً، وَلَمَّا بَايَعَ أَهْلُ المَدِينَةِ يَزِيدَ، هَرَبَ ابْنُ الزُّبَيْرِ إِلَى مَكَّةَ، وَلَمَّا مَاتَ يَزِيدُ بَايَعَ النَّاسُ ابْنَ الزُّبَيْرِ، إِلَّا جُزْءًا مِنَ الشَّامِ، وَلَقَدْ تَحَرَّكَ مَرْوَانُ بْنُ الحَكَمِ مِنَ الشَّامِ لِيُبَايِعُوا ابْنَ الزُّبَيْرِ ضَىَّ اللَّهُ عَنْهُ، فَرَاجَعُوا فِي طَرِيقِهِمْ ابْنَ زِيَادٍ، فَقَالَ لَهُمْ: أَيْنَ تَذْهَبُونَ؟ فَقَالُوا لَهُ: نَذْهَبُ نُبَايِعُ هَذَا الأَمِيرَ. فَقَالَ لَهُمْ: تُبَايِعُونَ ابْنَ الزُّبَيْرِ وَشَيْخُ قُرَيْشٍ بَيْنَ ظَهْرَانَيْكُمْ؟ فَبَايَعُوا مَرْوَانَ، فَرَجَعُوا وَأَعْلَنُوا الخُرُوجَ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ، فَابْنُ الزُّبَيْرِ لَمْ يَخْرُجْ عَلَى أَحَدٍ، بَلْ كَانَ عَلَى مَرْوَانَ أَنْ يُبَايِعَهُ، فَبَدَأَ القِتَالَ، وَأَكْمَلَهُ عَبْدُ المَلِكِ بْنُ مَرْوَانَ
الشَّاهِدُ: أَنَّهُمْ لَمْ يَخْرُجْ أَحَدٌ مِنَ الصَّحَابَةِ. وَالحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مَا كَانَ خَارِجًا، وَنَدِمَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَالَّذِينَ بَايَعُوهُ وَكَاتَبُوهُ مِنَ الشِّيعَةِ اسْتَقْبَلُوهُ بِالسُّيُوفِ، فَقَالَ لَهُمْ: اتْرُكُونِي أَذْهَبْ إِلَى الثُّغُورِ لِلْجِهَادِ أَوْ أَرْجِعَ إِلَى مَكَّةَ أَوْ أَذْهَبْ إِلَى يَزِيدَ. فَلَمْ يَرْضَوْا إِلَّا بِقَتْلِهِ، فَيَزِيدُ لَمْ يَرْضَ بِقَتْلِهِ، وَلَمْ يُرِدِ الحُسَيْنُ قَتْلَ يَزِيدَ وَلَمْ يَأْتِ لِقِتَالِهِ، وَإِنَّمَا خَدَعُوهُ وَاسْتَخْرَجُوهُ مِنْ مَكَّةَ، فَلَمَّا قَدِمَ عَلَيْهِمْ اسْتَقْبَلُوهُ بِالسُّيُوفِ وَقَتَلُوهُ، كَفَأَهُمْ اللَّهُ بِمَا يَسْتَحِقُّونَ
عون الباري ببيان ما تضنه شرح السنة للإمام البربهاري للشيخ ربيع بن هادي المدخلي 1\263
Penerjemah: Abu Utsman Kharisman

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.